Tampilkan postingan dengan label tarakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tarakan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2011

tour of duty_ Sukabumi-Jakarta

20 November, i was assigned to go to Sukabumi for a duty related to hospital management and marketting. It was, for me, another sketch tour to practice is waiting:) mostly here are human theme still a very challenging object, subjective but simple. More simple than sketching a building or architectural theme that takes time which is i don't have that luxury. But, in some occasion architectural theme, mechanical stuff still a very tempting objects to sketch.
The route of our journey (there were 4 of us leaving from Nunukan) is Nunukan- Tarakan- Jakarta- Sukabumi- Jakarta- Tarakan- Nunukan.


another passenger in Juata airport, Tarakan


Our Hospital Director, dr. Marwan

a passenger waiting for his next flight



while in modjok cafe watching final soccer game Indonesia vs Malaysia

at inul vista (house of karaoke)

satay padang time, straight 2 portion after arrive back from sukabumi

living room of where i spend my teenager time

meet mr. Freddy sofyan (senior artist)

leaving for Tarakan, in Express taxi [above]; in the gate A2 Soekarno Hatta airport [bottom]
in Lion air which takes me back to Tarakan

after breakfast at Harmonis hotel, before back home

Minggu, 31 Juli 2011

Moleskine in the airline business

sekali lagi, pekerjaan membawa ke dalam moda perjalanan yang sebelumnya saya hindari, cessna 208. Pesawat berbaling-baling satu yang dipiloti bule itu sepertinya meragukan. Setiap penumpang dan barang ditimbang, ini agak mengkhawatirkan. Setiap orang kemungkinan bisa membayar atas kelebihan beban yang "dideritanya" tapi apa bisa fee tersebut membayar kselamatan kami di udara dengan pesawat kecil itu?



haha_ kesan pertama sebelum menaiki cessna 208 milik maskapai Susi Air mendadak sirna ketika duduk tepat di belakang pilot berambut pirang (hanya ingat yg perempuan: Margaretha:). Interior rapi dibalut kulit pada kursi dan bahan fabrik berkualitas baik pada langit-langit, penyejuk udara dingin, dilengkapi layar navigasi canggih berlayar lebar buatan Garmin, membuat saya langsung melupakan semua kesan buruk hanya dengan menduduki kursinya. Musik lembut sebelum take off memenuhi ruangan tersambung dari Nokia N8 milik sang pilot yang tersambung ke sistem audio pesawat makin menenangkan saya (lagu "welcome to the jungle" kesukaan sangat tidak direkomendasi pada situasi ini)







Singkatnya, pesawat terbang menuju bandara tujuan. Serius mensketsa membuat saya tak sengaja jadi pusat perhatian beberapa penumpang. Rasa mual akibat konsentrasi berlebihan mulai menyerang, keringat dingin mengalir. beberapa saat saya alihkan perhatian ke sekeliling pesawat dan.... luar biasa, pesawat ini terbang rendah!!! ini pengalaman pertama terbang 30 menit serendah ini, tanpa guncangan akibat menabrak awan:)) rasa mual menghilang seketika berganti rasa ingin tahu melihat permukaan bumi yang indah.

Sekembali dari tempat tugas saya menaiki pesawat yang sama, membawa tamu dari Makassar yang juga mengalami penerbangan pertama mereka dengan Cessna 208:) Pendapat mereka sama, "tidak buruk sama sekali":) Well, silahkan menikmati sketsa-sketsa ini, sampai jumpa di petualangan berikutnya

Senin, 11 Juli 2011

on the speeding boat




Bulan lalu beberapa kali perjalanan ke Tarakan dalam rangka tugas dan mengantar istri dalam perjalanan ke Surabaya. Di atas speedboat yang relative banyak guncangan cukup baik untuk melatih kecepatan dalam mensketsa hingga selesai.

Jumat, 17 Juni 2011

4 days in Tarakan, east borneo, Indonesia

 my job, once again takes me to a trip to Tarakan, this time i go with a group of leadership training to be their health supervisor. The event was take place in Hotel Monaco and several places in Tarakan. From Nunukan we went by a speedboat about 2,5 hrs to Tarakan, then we stay there for 4 days.

some characters on the speedboat
 Sketching on a speeding boat is a challenge since the vibration and the minimum level of comfort. But the advantage is the objects are relatively steady so we can explore more from what we see. It definitely helps to sketch better.
some characters on the speedboat

the Motorist
 In the hotel many interesting objects to be explored.  Activities in the dining room and the interiors,  challenge sketchers ability to stretch lines as staight as possible. The practice in drawing a line really handy in this situation.

mr. Iwan and Mr. Hasan Basri having their lunch

one spot of the hotel's dining room
in the dining room

listening to live music
my Room (213)
 Before we go for academical observation we are welcomed by mayor that represented by his vice-mayor, followed a speech by officer from Nunukan that leads us to field observation in Tarakan.


listening to the welcome speech

a truck park while we doing the field observation.



last day activity before we went home at Bais Hills Tarakan
  
the electone player is playing for us